renungan harian
Surabaya , 7 Februari 2020
![]() |
Maaf .. Aku terlalu sibuk !
Aku sibuk bekerja .
Kamu sibuk sekolah .
Lalu kapan ada waktu jalan bareng ?
" Apa kamu gak kangen , saat-saat dulu kita sering pergi ke suatu tempat walaupun dengan uang yang minim , tetap aja bisa koq jalan - jalan ? "
" Rumah jauh pun aku masih bisa jemput kamu " . Seakan jarak dan waktu pada saat itu bukan sebuah alasan yang kongkret .
" Cuaca cerah , atau hujan tetep ayo ! "
" Walaupun suka telat , tetep aja di tungguin ".
" Setiap chat yang dibahas , next-nya mau liburan kemana ya ? "
" Asalkan kita , jalan bareng-bareng ! " ... "
" Tapi itu dulu kan ? .. "
Koq aku jadi suka sedih ya. Kenapa kita gak lagi bisa seperti orang-orang biasanya di luar sana ? Makan di restoran , nonton , nge-mall di hari libur . Atau pergi ke mana gitu ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi 🙁 .
" Kangen .. , padahal cuma sekedar ngopi , ngobrol-in apapun yang kata orang itu un-faedah sambil ketawa-ketawa gak jelas , gitu "
" Kamu sadar gak sih kalo kita sering lupa ? "
" Lupa akan waktu yang terus berputar lalu kita melewatkannya , berlalu begitu saja . "
" Lupa kalo awalnya kita bisa ketemupun karna waktunya pas " .
" Sampai - sampai gak sadar lihat anak tetangga yang kemarin baru saja lahir , eh koq sudah besar " .
" Sayangnya , kita masih begini-begini saja " .
" … " .
Ya memang benar , kita punya cita-cita .
Kita punya segudang mimpi yang harus kita raih . Kita harus memikirkan , merencanakan masa depan .
Kita punya segudang kegiatan yang menyita waktu , bahkan 24 jam dalam 1 hari rasanya tidak cukup.
Ingat - ingatlah lagi !
Coba perbaiki komunikasi kita , sekarang coba lihatlah kebelakang ? .
Waktu meninggalkan kenangan yang tidak akan pernah terulang dan terlupakan begitu saja .
Waktu begitu cepat , terus berputar sampai - sampai banyak hal terlewatkan. Lalu untuk apa kita seakan mengubah keadaan ? Atau memang keadaan yang mengubah kita ?
" maaf , aku sibuk " .
Dan terlalu sibuk . Kalimat klise yang selalu hadir di tengah - tengah pembicaraan .
Pertanyaan - pertanyaan muncul seakan , sulit ada jawabannya . Perdebatan yang berujung saling menyalahkan , bahkan selisih pendapat berakhir pertengkaran . Mungkin sebagian orang berpikir " diam " lebih baik " , dan sebagian lain " innocent " lah yang lebih baik.
Atau mungkin kita berada di titik jenuh. Ya .. Mungkin di titik jenuh .
Lalu kita bisa menjadi teman paling akrab layaknya sodara atau justru bisa menjadi musuh yang abadi .
Ya itulah keadaan kita sekarang . " Miris ! "
Apa kita akan terus seperti ini ?
Tidakkah ada jalan lain ?
Aku butuh waktumu sebentar saja . Paling tidak , kita bisa jalanin hidup tanpa rutinitas , keramaian kota besar dan kesibukan , beban pekerjaan bahkan tugas yang menumpuk . Kita yang seperti dulu , seperti aku pertama kali mengenalmu ..
" Dalam hidup ini , kita selalu dan selalu gak ada waktu , akan tetapi bijak itu luangkanlah waktumu "
" Sempatkanlah bertemu " .
Terima kasih banyak! Sudah mengunjungi blog pribadi
ku . 😊😊
Semoga bermanfaat , semoga membaca tulisanku bisa menginspirasikan banyak orang , kamu bisa komen di bawah , aku tunggu ya gaes.😉
"tiada pelajaran tanpa kesalahan , manfaatkan waktumu sebaik mungkin" .
Jangan lupa bahagia 😀. See ya..☺

Komentar
Posting Komentar